Kunjungan Institut Pengobatan Islam Xin Qi Hui ke UNIDA Gontor

No Comments on Kunjungan Institut Pengobatan Islam Xin Qi Hui ke UNIDA Gontor

1.-MOU-Fak.-ILKES-UNIDA-dgn-Lembaga-Penelitian-Kedokteran-China-157

CEO Institut Penelitian Pengobatan Islam Dr. Tan Qi Long Kembali Berkujung ke Universtas Darussalam Gontor dengan tujuan pembentukan Memorandum of Understanding (MoU), pada hari Juma’t 23 maret 2018. Dilanjutkan dengan kuliah umum dengan tema “Islamic Medical Research” sebagai balasan kunjungan UNIDA Gontor sebelumnya

Pembentukan kerjasama ini disambut baik oleh Rektor Universitas Darussalam Gontor Prof. Amal Fathullah Zarkasyi M.A, dalam sambutannya beliau mengungkapkan “Today is very Hstoricaal day of UNIDA”

Harapan dari kerjasama ini, Universitas Darussalam Gontor bisa menjadi pusat medical research yang berlandaskan akan peninggalan sejarah pengobatan islam terdahulu.

Acara ini diadakan di Gedung Utama lantai 4, Universitas Darussalam Gontor  Siman Ponorogo yang dihadiri seluruh mahasiswa Fakultas Ilmu kesehatan yang terdiri dari program studi farmasi, Ilmu Gizi dan Kesehatan Keselamatan Kerja, beserta jajaran dosen fakultas ilmu kesehatan Universitas Darussalam Gontor.

Pergerakan islamisasi ilmu pengetahuan di UNIDA Gontor sebagai menjadi keoptimisan bagi Dr. Tan Qi Long, akan perkembangan “Islamic Medical Research”

Beliau turut menantang para peserta untuk dapat ikut andil dalam perkembangan Islamic Research Medical dengan menerjemahkan serta menelaah karya peninggalan ibnu sina dalam bahasa Indonesia agar dapat diterima masyarakat luas sebagai referensi utama pengobatan herbal islam.

Keoptimisan itu juga hadir berdasarkan potensi kekayaan alam nusantara yang mencapai 30.000-50.000 jenis tanaman. Namun kurangnya penelitan yang komprehensif menyebabkan kurangnya pemanfaatan kekayaan alam di Indonesia sebagai bahan dasar pengobatan.

Rahasia berkembangnya pengobatan herbal china juga diungkapkan secara tersirat, yakni pada penekanan efek samping dari efek utama yang ditimbulkan sediaan herbal. kekurangan ini yang belum terjamah dalam penelitian yang ada di Indonesia.

“Kami Bertanggung jawab Untuk mengajari kalian sampai bisa”  tutur Dr. Tan Qi Long sebagai bukti kesungguhan beliau dalam mengembangkan Islamic Medical Research bersama UNIDA GONTOR.

(Wafa Aufia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *