APTFI 2019 Interprofesional Education (IPE)

No Comments on APTFI 2019 Interprofesional Education (IPE)

Interprofesional Education (IPE) merupakan pendekatan proses pendidikan dua atau lebih disiplin ilmu yang berbeda berkolaborasi dalam proses belajar-mengajar dengan tujuan untuk membina interdisipliner/interaksi interprofessional yang meningkatkan praktek disiplin masing – masing profesi =APTFI 2019
APTFI 2019

Interprofesional Education (IPE) merupakan pendekatan proses pendidikan dua atau lebih disiplin ilmu yang berbeda berkolaborasi dalam proses belajar-mengajar dengan tujuan untuk membina interdisipliner/interaksi interprofessional yang meningkatkan praktek disiplin masing – masing profesi. IPE dapat meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan terhadap praktik kolaborasi.IPE merupakan kolaborasi antar profesi kesehatan yang dimulai sejak bangku perkuliahan. Diharapkan kolaborasi sejak di bangku perkuliahan akan berlanjut dan berkembang sampai saatnya praktik di pelayanan. Di Indonesia, beberapa institusi pendidikan Farmasi sudah menerapkan IPE.

Pada proses pembelajaran mencetak seorang Apoteker diperlukan seorang preseptor yang merupakan seorang Apoteker yang mendampingi seorang calon Apoteker dari sebuah Program Studi Profesi Apoteker dan berperan sebagai sumber informasi serta memberikan gambaran tentang kehidupan praktik nyata yang harus dihadapi Apoteker pada praktik nyata setiap hari.

Oleh karena itu, seminar dan workshop tentang Interprofessional Education dan Preseptor menjadi salah satu agenda dalam kegiatan Kongres dan Seminar Nasional Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI). Kongres dan workshop APTFI ini juga menjadi salah satu agenda besar karena dalam kegiatan ini juga dilaksanakan  pemilihan kepengurusan dari APTFI yang baru.

Malang, 2 Mei 2019, Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI) menyelenggarakan acara Seminar,Workshop dan kongres dengan mengambil salah satu tema yakni Interprofesional Education (IPE)  dilakukan di Malang, selama 2 hari yakni tanggal 2-4 Mei 2019, acara ini di ikuti oleh seluruh perguruan tinggi farmasi yang tergabung dalam APTFI, termasuk juga dari Prodi Farmasi UNIDA Gontor yang di ikuti oleh 3 delegasi dosen prodi farmasi dalam mengikuti kegiatan tersebut yakni Amal Fadholah,S.Si,M.Si,Apt (Kaprodi Farmasi) dan dua dosen prodi farmasi yakni Nadia Mira Kusumaningtyas,S.Si,M.Si dan Nurul Marfuah,S.Si,M.Si.

Dalam acara yng diselenggarakan oleh APTFI kali ini terdapat beberapa kegiatan yakni Seminar Pendidikan Tinggi, Workshop UKAI, Workshop Preseptor, Presentasi hasil Riset (Oral dan Poster), Kongres APTFI dan FGD Akreditasi.  Pada acara ini menghadirkan Keynote Speaker yakni Prof.Dr.Ismunandar (Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan) dan tentunya dengan berbagai Plenary speaker seperti Prof.Dr.Daryono Hadi Tjahjono selaku Ketua APTFI, Prof.Surakit Nithisuwan,PharmD,BCPS dari Mahidol University, Dr.Umi Athiyah (UNAIR), Prof.Dr.Tutus Gusdinar.K (ITB) dan Prof.Elly Wahyudin (UNHAS) selain menghadirkan keynote speaker dan plenary speaker yang ahli expert dalam APTFI dan IPE acara ini juga ada Invited Speaker dari berbagai Universitas yang ada di Indonesia.

(Lusi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *