Mewakili UNIDA Gontor, MAWAPRES UNIDA Gontor Terima Penghargaan dari LLDIKTI wilayah VII

No Comments on Mewakili UNIDA Gontor, MAWAPRES UNIDA Gontor Terima Penghargaan dari LLDIKTI wilayah VII

Prodi Farmasi UNIDA Gontor, PHARMA News – Binti Sholihatin mahasiswi berprestasi Universitas Darussalam Gontor dari program studi Farmasi menghadiri upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka mempringati Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) di halaman kantor LLDIKTI wilayah VII, jalan Dr. Ir. H. Soekarno No. 177 Surabaya, Kamis (2/5) pagi waktu setempat.

Upacara tersebut di hadiri oleh beberapa mahasiswa yang di undang untuk diberi penghargaan pada saat upacara. Undangan tersebut ditujukan kepada mahasiswa peserta ON-MIPA, NUDC, KDMI dan Pilmapres yang lolos tingkat kopertis wilayah VII.

Beberapa universitas yang mahasiswanya mendapat undangan untuk menerima penghargaan dari Ristekdikti wilayah VII adalah Institut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Airlangga Surabaya (UNAIR), Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Kristen Petra, Universitas Surabaya, STKIP Al Hikmah Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Internasional Semen Gresik Indonesia, Universitas Ciputra Surabaya, Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor).

Penghargaan yang diberikan oleh pihak LLDIKTI wilayah VII berupa sertifikat, piala dan uang pembinaan. Pemberian penghargaan ini di maksudkan agar mahasiswa tetap dan terus bersemangat dalam meraih berbagai prestasi dalam pendidikan. Mahasiswa tersebut juga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa atau siswa lainnya untuk dapat mengembangkan kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di daerah Jawa Timur.

Inspektur upacara menyampaikan bahwa bersama-sama kita harus mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dalam rangka pembangunan pendidikan dan pembangunan berkelanjutan.

Saat ini peserta didik di dominasi oleh generasi Z yang sangat mudah menyerap perkembangan teknologi. Pihak-pihak penyelenggara pendidikan harus dapat memanfaatkan keuntungan ini untuk dapat membentuk pendidikan berbasis digital.

(Binti Sholihatin, Ed Salmaaf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *