BIMTEK KEARSIPAN “PERENCANAAN DAN PENILAIAN KINERJA ARSIPARIS”

No Comments on BIMTEK KEARSIPAN “PERENCANAAN DAN PENILAIAN KINERJA ARSIPARIS”

Forum Pengelola Arsip IPB (FPA-IPB) menyelenggarakan bimtek kearsipan dalam rangka meningkatkan kompetensi sumber daya manusia dalam bidang kearsipan, dengan tema “Perencanaan dan penilaian kinerja arsiparis” pada tanggal 3 – 4 Oktober 2019 di Auditorium Andi Hakim Nasional,Gedung Rektorat Lt 1. Bimtek ini diikuti oleh berbagai arsiparis dari perguruan tinggi dan beberapa unit kerja seperti BUMN,BUMD,KEMENRISTEK dan masih banyak unit kerja yang mendelegasikan arsiparis dari unitnya untuk mengikuti kegiatan ini. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Darussalam Gontor mendelegasikan beberapa tenaga kependidikan di unit kerjanya untuk mengikuti bimtek ini, dari prodi farmasi sendiri mendelegasikan Fitria Lusiyanti (tendik prodi farmasi) untuk mengikuti bimtek yang diadakan oleh FPA IPB.

Pada bimtek yang diadakan oleh FPA IPB menghadirkan 4 narasumber yang bidang di ahli kearsiparisan yaitu Zita Asih S.,S.H.,M.H (Direktur kearsipan dan sertifikasi ANRI), Widya Wahyuni S.,S.T
(arsiparis Ahli Muda ANRI), Setyo Edy Susanto,M.Pd. (Arsiparis ahli madya IPB) dan Drs.Azmi,M.Si.,(Direktur kearsipan Pusat ANRI).

“Salam Arsiparis Indonesia, melalui bimtek ini Kita ingin berubah dan memberi warna kearsipan di lingkungan kerja kita” itu lah yang disampaikan oleh Zita Asih dalam mengawali materi yang akan disampaikan.

Menurut Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 Pasal 1 angka 2 tentang kearsipan, ARSIP adalah suatu rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, yang dibuat serta diterima oleh lembaga negara dan lembaga lainnya. Seorang yang melakukan pekerjaan dalam bidang arsip adalah seorang arsiparis, seorang arsiparis harus memahami dan memiliki jiwa yang profesional dan berpegang mandiri dan independent, karena suksesnya arsiparis dibarengi dengan suksesnya unit kerja.

Mengacu dari pentingnya suatu unit harus memiliki seorang arsiparis, lalu bagaimana kinerja kearsipan itu ?

Kinerja dari kearsipan itu seorang arsiparis harus bekerja sesuai POK (Pedoman Operasional Kegiatan) / SOP (Standart Operasional Kerja) dan DPA agar kinerja dari arsiparis bisa akuntabel, karena arsiparis digunakan sebagai bahan akuntabilitas kinerja dan alat bukti yang sah. Drs.Azmi,M.Si., selaku Direktur kearsipan Pusat ANRI menyampaikan Pengelolaan Arsip adalah proses pengendalian arsip secara efisien, efektif dan sistematis pada pencipta arsip dan lembaga kearsipan dalam suatu sistem kearsipan nasional, seorang arsiparis harus melakukan pengelolaan arsip dengan 2 cara pengelolaan arsip yaitu pengelola arsip dinamis dan pengelola arsip statis. Dalam pengelolaan arsip yang dinamis seorang arsiparis harus menjamin ketersediaan arsip yang autentik,utuh, dan terperaya sebagai bahan akuntabilitas dan alat bukti yang sah. Sedangkan dalam pengelolaan arsip yang statis seorang arsiparis harus menjamin keselamatan arsip yang autentik, utuh dan terperaya sebagai bahan pertanggungjawaban nasional dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dalam sebuah perguruan tinggi yang harus dijaga keselamatannya dari sebuah arsiparis adalah semua kegiatan Tri Dharma Perguruan tinggi dan juga hak keperdataan rakyat yaitu contohnya Ijazah dan data yang berhubungan dengan mahasiswa.

“Faktanya , kinerja arsiparis sangat menentukan dalam mewujudkan akuntabilitas kinerja, pelaksanaan reformasi birokrasi pada setiap unit kerja, sehingga diperlukan penjaminan mutu kompetensi arsiparis pada setiap jenjang jabatan melalui sertifikasi jabatan fungsional arsiparis dan pembinaan seara massif. Salam Arsiparis” . Zita Asih S.,S.H.,M.H (Direktur kearsipan dan sertifikasi ANRI)

“AYO SADAR TERTIB ARSIP, SALAM ARSIPARIS INDONESIA”

(Fitria Lusiyanti)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *