Potensial Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai Pemanfaatan Handsanitizer

No Comments on Potensial Daun Kemangi (Ocimum basilicum L.) sebagai Pemanfaatan Handsanitizer

Potensial Daun Kemangi untuk Handsanitizer

Handsanitizer merupakan jenis cairan pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol yang digunakan untuk membunuh mikroorganisme dengan pemakaian tanpa dibilas air. Menurut CDC (Center for Disease Control) hand sanitizer terbagi menjadi dua yaitu hand sanitizer yang mengandung alkohol dan tidak mengandung alkohol. Hand sanitizer dengan kandungan alkohol 60- 95 % memiliki efek anti mikroba yang lebih baik dibandingkan dengan hand sanitizer tanpa kandungan alkohol. Alkohol sendiri dapat membuat tangan menjadi kering, sehingga handsanitizer harus ditambah dengan moisturizer dan emolient agar menjaga tangan tetap lembut, tidak kering dan tidak seperti larutan alkohol murni yang dapat menyebabkan dehidrasi pada kulit. Handsanitizer umumnya akan menguap sehingga tidak meninggalkan residu atau membuat tangan menjadi lengket. Kandungan aktif yang sering ditemukan pada hand santizer dipasaran adalah 62% etil alcohol. Kandungan tersebut bermanfaat dalam membunuh bakteri. Dalam menghambat aktivitas mikroba, alkohol 50-70% berperan sebagai pendenaturasi dan pengkoagulasi protein, denaturasi dan koagulasi protein akan merusak enzim sehingga mikroba tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dan akhirnya aktivitasnya terhenti.

Penggunaan tanaman obat tradisional yang berfungsi sebagai anti bakteri adalah kemangi. Kemangi merupakan tumbuhan berbatang pendek yang tumbuh di berbagai belahan dunia. Daun kemangi berasal dari divisi spermatophyta, kelas dikotil, ordo amaranthaceae, genus ocimum dan spesies Ocimum basilicum L. Bentuk daun kemangi sederhana dan saling berhadapan silang dengan ujung daun berbentuk runcing serta panjang tangkai daun mencapai 2 cm. Helai daun berbentuk bulat panjang dengan ukuran panjang daun mencapai 5 cm dan lebar daun mencapai 2,5 cm. 9, 10 Daun kemangi memiliki banyak kandungan senyawa kimia antara lain saponin, flavonoid, tanin dan minyak atsiri. Kandungan paling utama pada kemangi yaitu minyak atsiri. Minyak atsiri dari daun kemangi memiliki efek antimikrobiologi.

(Solikah Ana Estiqomah, Mahasiswa S3 Biologi UNS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *