HIDUP DALAM PANDEMI COVID-19

No Comments on HIDUP DALAM PANDEMI COVID-19

SOCIAL DISTANCING

APA YANG BISA KITA LAKUKAN ? Penyebaran COVID – 19 di Indonesia melampaui dugaan – dugaan Pemerintah dan masyarakat. Pada awal mula penyebaran virus ini di Wuhan, China pada 8 Desember 2019 lalu, Pemerintah Indonesia tidak menduga bahwa wabah ini akan menjadi pandemi internasional. Bahkan, pemerintah mencatat jumlah pasien positif Covid-19 di Indonesia hingga 29 Maret 2020 pukul 17.30 WIB mencapai 1.285 kasus (kemenkes). Oleh karena itu, saat ini Pemerintah Indonesia terus mengupayakan berbagai kebijakan penanganan penyebaran COVID – 19, mulai dari penambahan berbagai fasilitas kesehatan hingga sosialisasi ke seluruh wilayah di Indonesia.

Apa Hubungannya Virus Corona dengan Berwudhu?

Namun demikian, jika dilihat dari reportase media massa dan pengamatan terhadap situasi nyata di lingkungan masyarakat, yang terjadi justru berbeda dengan himbauan yang gencar dilakukan Pemerintah. Sebagai contoh, masyarakat kita masih banyak yang belum mengetahui dengan baik apa itu virus COVID – 19, himbauan untuk social distancing, atau yang paling mudah dilakukan adalah himbauan untuk mencuci tangan secara berkala. Mengapa hal – hal seperti ini bisa terjadi? Apa yang salah dengan himbauan tersebut? Apa yang bisa kita lakukan? Berikut beberapa catatan kecil yang bisa kita perhatikan dan lakukan.

1. Self Awareness

sebagai masyarakat akademisi yang akrab dengan informasi terkini, sudah sepatutnya kita meningkatkan kesadaran diri untuk semakin menjaga kebersihan dan kesehatan diri guna memberikan hal yang sama kepada orang lain. Kita harus mulai sadar bahwa wabah bisa menjangkiti siapa saja bahkan tanpa gejala ( asimptomatik ), sehingga kita harus sadar untuk melakukan tindakan – tindakan preventif yang dianjurkan dengan baik dan bijak.

2. Social Distancing

setelah sadar untuk menjaga kesehatan dan kebersihan, selanjutnya kita harus sadar akan pentingnya menjaga jarak dalam kerumunan. Hal ini perlu dilakukan untuk memangkas jarak kontak antar satu individu dengan individu lain, sehingga meminimalisir terpapar virus melalui tetesan kecil ( droplet ) air liur yang bisa saja terjadi.

3. Self Isolation

jika memungkinkan, perlu untuk melakukan isolasi diri. Istilah ini maksudnya adalah agar setiap individu untuk tinggal dirumah dan melakukan aktivitas seperti bekerja dan belajar dari rumah. Opsi ini dianjurkan, supaya mengurangi kerumunan dan mencegah semakin banyaknya individu yang terpapar virus COVID – 19.

UNIDA Gontor Terapkan Penanganan Covid-19 Sesuai Protokol WHO

Beberapa tindakan tersebut perlu untuk diterapkan, guna menghambat perluasan wilayah penyebaran virus ini di Indonesia. Selain itu, penting bagi kita yang paham tentang situasi dan kondisi saat ini, untuk aktif mengedukasi masyarakat sekitar kita yang bisa jadi tidak tahu menahu tentang apa yang tengah terjadi. Himbauan Pemerintah tentang upaya pencegahan penyebaran tentu tidak akan dipahami dengan mudah oleh semua kalangan, mengingat masih banyak masyarakat kita yang tinggal di wilayah pedalaman, atau berada dibawah garis kemiskinan dan pendidikan yang layak. Kita bisa berkontribusi dengan menyampaikan hal – hal terkait kondisi pandemik ini kepada mereka yang awam, menggunakan tutur bahasa yang lebih mudah dipahami, baik melalui penyampaian langsung dengan tetap memperhatikan jarak berbicara ataupun melalui media pengeras suara dari masjid atau Balai Desa misalkan.

            Tak lepas dari upaya – upaya di atas, tentu berdoa adalah langkah yang paling utama, disertai ikhtiar yang baik dengan melakukan setiap himbauan Pemerintah. Dengan demikian, Allah akan menunjukkan jalan dan penyelesaian yang terbaik untuk masalah yang sedang dihadapi umat manusia saat ini. Sebagaimana yang Allah janjikan dalam Surat Al – Ahzab ayat 9 sampai 27, bahwa Allah SWT pasti memberikan pertolongan pada mereka yang berusaha. Wallahu Alam.

By: Dini Septyana , Dosen Prodi Hubungan Internasional

Ed: Fitria Lusiyanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *