MANFAAT DAUN MURBEI

No Comments on MANFAAT DAUN MURBEI

Salah satu tanamana obat yang digunakan sebagai obat tradisional adalah daun murbei (Morus alba Linn). Tanaman murbei dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memperbanyak ASI (air susu ibu), pembersih darah pada bisul dan radang kulit, penyembuh luka serta mengatasi berbagai penyakit seperti hepatitis kronis, kurang darah, tekanan darah tinggi, rematik, penawar racun, dan lemah jantung memiliki aktivitas sebagai antidiabetes dan antioksidan serta antibakteri dan menghambat diferensiasi sel dan produksi Nitrat oksida.

Menurut jurnal Indonesian Journal of Chemical Science Daun murbei dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional karena daun mengandung senyawa kimia yang mempunyai aktivitas biologis. Senyawa aktif biologis tersebut merupakan metabolit sekunder yang meliputi alkaloid, flavonoid, terpenoid, tanin, dan saponin. Kandungan senyawa metabolit sekunder dalam daun murbei telah diketahui berdasarkan penelitian terdahulu yaitu hasil penelitian Omidiran et al. (2012) menginformasikan bahwa hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daun murbei mengandung senyawa kimagolongan fenol, flavonoid, alkaloid, dan saponin. Hasil penelitian Dat et al. (2010) ekstrak metanol mengandung kamferol, siklomorusin, siklomulberin, morusin, serta sanggenon J dan K. Hasil penelitian Yang et al. (2012) pada ekstrak etanol mengandung quersetin, morasin dan derivatnya, kalkomorasin, aurantiamida asetat.

Daun murbei dapat diolah menjadi obat herbal tradisional dengan dijadikan minum yang sehat tetapi tetap menyegarkan dan dapat dijadikan teh herbal yang dapat menurunkan kolestrol. Daun murbei biasanya dijadikan sebagai suplemen gizi karena mengandung resvaratrol.Daun murbei dapat dijadikan sebagai teh herbal atau jus murbei yang segar dan sehat. Dengan menjaga asupan minuman dan makanan, tubuh dapat terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *