10 Amalan Utama di Bulan Ramadhan

No Comments on 10 Amalan Utama di Bulan Ramadhan

10 amalan utama di bulan ramadhan

Artikel ini adalah ringkasan dari Kuliah Subuh yang disampaikan Ustadz Dr. Abdul Hafidz Zaid di masjid UNIDA Gontor, Senin, 4 Ramadhan 1441

Amal-amalan di bulan Ramadhan sangat banyak sekali. Puasa adalah amalan utama di bulan penuh rahmat ini. Tapi, tentu saja bukan puasa yang dimaksud amalan terbaik di sini. Karena puasa adalah suatu kewajiban di bulan Ramadhan. Seorang murid masuk kelas, itu bukan amalan terbaik karena itu adalah sudah menjadi kewajiban seorang murid. Seorang mahasiswa mengerjakan tugas, itu bukan karena mahasiswa itu baik. Tapi karena memang itu sudah menjadi kewajiban mahasiswa. Tapi kalau mahasiswa itu sering sholat tahajjud, setiap hari baca al-Qur’an satu juz misalnya, itu baru dinamakan mahasiswa baik. Begitu juga dengan amalan di bulan Ramadhan.

Puasa adalah ibadah yang tujuannya memang untuk ibadah kepada Allah SWT. Kenapa? Karena Rasulullah mengatakan dalam hadtis qudsi: Kullu ‘amali ibni Adam lahu, illa ash-shiyam. Fainnahu lii, wa ana ajzii bihi. Semua amalan ibnu Adam adalah untuknya, kecuali puasa, itu hanya untuk-Ku saja. Aku yang akan memberikan pahala untuknya.

Jadi, apa yang harus kita lakukan dalam puasa?

1. Sedekah

Sedekah adalah salah satu dari amalan yang baik. Rasulullah adalah seorang yang sangat dermawan. Kedermawanan beliau sangat tampak ketika bulan Ramadhan. Jika kita biasanya sedekah ke masjid hanya Rp 1.000 setiap pekannya, maka di bulan Ramadhan ini harus ditingkatkan misalnya Rp 10.000 setiap pekannya. Karena begitulah Rasulullah mencontohkan. Saking baiknya amalan Rasulullah, digambarkan bahwa kedermawanan beliau lebih sejuk dari angin sepoi-sepoi di pagi hari.

2. Menahan Marah

Kita harus mengurangi marah di bulan Ramadhan. Bahkan, jika ada orang yang berbuat tidak baik ke kita harus dibalas dengan senyuman dan kebaikan. Dalam haditsnya, Rasulullah menggambarkan bahwa puasa adalah sebagai perisai. Artinya, puasa adalah perisai untuk melindungi manusia dari api neraka sebagaimana perisai seorang pejuang untuk melindungi dirinya dari lawan. Maka, apabila ada orang yang mengganggu maka katakanlah:”Ana shoim…ana shoim..”.

3. Menjaga Diri

Kenapa ada orang yang hawa nafsunya tinggi? Karena orang itu tidak pernah berpuasa. Maka dalam hadits nabi disebutkan bahwa:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ منكُم الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ ، وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Hawa nafsu itu, semakin diberi nutrisi, maka akan semakin membesar dan merusak. Maka, puasa adalah cara yang paling tepat untuk menahan hawa nafsu. Oleh karena itulah, jika di antara antum ada yang masih sendiri dan sudah mampu untuk menikah, maka menikahlah, namun jika belum mampu, maka puasalah untuk dijadikan sebagai perisai melawan hawa nafsu.

4. Sahur

Dalam sahur itu ada berkahnya. Bukan masalah kita kuat atau tidaknya puasa setiap hari tanpa sahur. Tapi ini adalah sunnah. Sunnah di dalam sahur juga adalah dengan mengakhirkan sahur yakni sebelum mendekati waktu subuh. Berapa panjang waktu antara sahur dan subuh yang paling standar atau direkomendasikan? Yaitu sama dengan lamanya waktu membaca 50 ayat al-Qur’an. Tentu ayat al-Qur’an yang sedang, tidak terlalu pendek dan tidak terlalu panjang.

5. Menyegerakan Berbuka Puasa

6. Sabar

Dalam hadits disebutkan:

من صام رمضان إيمانا واحتسابا غفر له ما تقدم من ذنبه

Yang perlu digarisbawahi di sini adalah kalimat ihtisab. Artinya sabar dengan segala cobaan di dalam puasa. Sabar dari segala yang diharamkan ketika puasa. Jika sabar, maka dialah yang mendapat pahala banyak dari puasanya.

7. Mendirikan Sholat Tarawih

Salat Tarawih

Barang siapa yang mendirikan sholat tarawih bersama imam dari awal sampai selesai, maka pahalanya seperti mendirikan sholat malam.

مَنْ قَامَ مَعَ الإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

8. Melaksanakan Umrah

Ada 2 keutamaan umrah yang dilaksanakan saat bulan Ramadhan, yaitu kemuliaan tempat dan waktu. Maka, umrah pada bulan Ramadhan pahalanya sama seperti ibadah haji.

9. I’tikaf

Berdiam diri di masjid untuk menunaikan ibadah. Bisa dengan berdzikir, membaca al-Qur’an dan lain sebagainya. Rasulullah sering melakukan i’tikaf khsususnya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga akhir hayatnya.

10. Memberi Makanan untuk Berbuka Puasa

Amalan utama di bulan Ramadhan adalah memberi makanan untuk berbuka ke orang yang berpuasa. Sesuai dengan hadits nabi bahwa orang yang memberi buka puasa kepada orang lain mendapatkan seperti pahala orang yang berpuasa tadi tanpa mengurangi pahala puasa orang yang berpuasa tersebut.

Demikian 10 amalan utama di bulan Ramadhan yang bisa kita kerjakan. Semuanya sudah dicontohkan oleh Rasulullah dan bisa diketahui melalui hadits-haditsnya. Wallahu a’lam bishshawab.

Reporter: Ahmad Kali Akbar (Pendidikan Bahasa Arab) Ed.saf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *