Apakah IPK menjamin kesuksesanmu ???

No Comments on Apakah IPK menjamin kesuksesanmu ???

Kebanyakan orang menganggap IPK merupakan hal yang paling penting dalam kuliah. Dan akhirnya mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan IPK yang tinggi. Padahal IPK bagus belum tentu menjamin kesuksesanmu.

source : Google image

Salah besar jika kalian sombong karena punya nilai bagus !

Memiliki IPK tinggi memang impian dari seluruh mahasiswa, ya tentu, IPK tinggi memang patut untuk dibanggakan. Namun sayangnya IPk tinggi tidak akan menjamin kesuksesanmu. Najwa Shihab seorang Duta Baca Indonesia-pun pernah menuturkan “Kalau masih mahasiswa ya jangan Cuma mgurusin IPK gitu. Karena bukan satu-stunya itu yang pnting”. Ya, benar sekali seperti yang dikatakan oleh Najwa Shihab bahwa IPK memang penting namun IPK bukanlah menjadi satu-satunya yang harus di pikirkan karena sesungguhnya masih banyak hal yang penting untuk kesuksesanmu. Diantaranya seperti :

Pengalaman praktek adalah lebih penting dari sekedar nilai saja

Jika kamu ingin memulai karirmu, cara paling praktis adalah dengan melakukannya secara langsung. Dan semakin banyak pengalaman yang kamu miliki di bawah sabukmu, semakin besar kemungkinan kamu dapat memperdalam keahlianmu dan juga semakin banyak perusahaan yang akan mencarimu. Kamu tidak harus menunggu sampai selesai kuliah untuk memulai mendapatkan pengalaman, kamu bisa mulai dengan kerja magang atau kerja sambil kuliah.

  • Banyak orang yang sukses bahkan tidak sekolah

Lihat saja contohnya, Mark Zuckerberg, Steve Jobs, Bill Gates dan lain-lain. Mereka tahu apa yang mereka mau dan ingin lakukan, mereka tidak perlu nilai di atas kertas untuk menentukan masa depan mereka. Mereka membuat masa depan itu terjadi sendirinya.

  • Mungkin berada dalam jurusan yang salah

Bisa saja ternyata kamu akhirnya bekerja di dalam bidang yang tidak bersangkutan dengan jurusanmu saat kuliah. Yang namanya hidup memang tidak bisa ditebak. Jangan khawatir dan jangan menganggap itu adalah sebuah kesalahan. Jadi seandainya memang kamu akhirnya bekerja di bidang lain, maka IP tinggi yang sudah kamu dapatkan itu, walaupun tidak berarti di bidang baru ini, biarlah itu hanya menjadi kenangan saja.

  • Anda mempunyai keberhasilan-keberhasilan yang lain

Setiap kita hanya memiliki 24 jam setiap harinya. Terkadang kita menggunakan waktu yang ada itu untuk mengejar hal-hal lain dalam impian kita, dan hasilnya kita tidak menjadikan IP sebagai prioritas. Itu bukanlah hal yang buruk. Jika memang ada hal lain yang menjadi impianmu selain nilai, maka kejarlah hal itu.

  • Nilai hanya menunjukkan bagaimana anda ujian

Ada dari kita yang belajar sungguh-sungguh dan mengerti pelajarannya dengan baik, tapi mendapat nilai buruk saat ujian karena kurang beruntung. Nilai hanya menunjukkan bagaimana kamu mengambil ujian itu, dan tidak menunjukkan apa kamu benar-benar ahli dalam bidang itu. Yang terpenting adalah kamu menerima dan mengerti pelajarannya, bukan soal nilainya.

  • Orang yang kreatif biasanya tidak terlalu mempedulikan IPK

Mereka yang kreatif biasanya suka mencoba hal-hal baru, bereksperimen, membuat sesuatu dengan tangan mereka sendiri dan lain-lain. Mereka lebih tertarik untuk langsung berpraktek daripada banyak berteori. Banyak dari mereka yang menganggap kalau nilai dan pelajaran adalah hal yang membosankan dan tidak dapat membantu mengembangkan kreativitas mereka. Maka dari itu IP bukanlah hal yang mereka cari dalam hidup.

  • Terkadang IPK malah sama sekali tidak dilihat orang

Kebanyakan yang dilihat orang adalah pengalaman atau portfolio yang kamu miliki. Hanya mereka yang ingin bekerja di bidang riset, atau ingin mengambil gelar master atau doktor saja yang memerlukan IP tinggi. Selain itu, biasanya IP tidak terlalu diperdulikan. Karena memang masih banyak hal lain yang jauh lebih penting dari IP saja.

  • IPK saja tidak cukup untuk menunjukkan siapa dirimu

Siapa diri anda dapat dilihat lebih jelas dengan karya tangn sendiri dibandingkan dengan nilai diatas kerja. Tunjukkan berbagai keberhasila yang lain yang tidak bisa dijelaskan dengan sebuah angka saja. Jika anda tidak mempunyai banyak pengalaman atau karya yang menunjukkan siapa diri anda, mungkin inilah saatnya anda memulai mencari hal-hal tersebut.

  • Dan yang terpenting adalah pemikiran dan kerja keras karena itu yang terpenting diatas segalanya.

Ada satu hal yang melebihi kehebatan IPK, ya dia adalah pemikiran dan kerja keras. Bagaimana sikap anda dalam berpikir dan bagaimana sikap anda dalam menggunakan ide-ide itu dalam bekerja lebih baik dan akan menjadi faktor penentu apakah anda bisa sukses atau tidak. Nadiem Makarim yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia pernah menuturkan bahwa “Kita memasuki era dimana gelar tidak menjamin kompetensi, lulusan tidak menjamin kesiapan berkarya dan bekerja, akreditasi tidak menjamin muru, masuk kelas tidak menjamin belajar”. Perlu diingat bahwa Orang kreatif yang dimaksud adalah orang yang mendapat IPK rendah tapi rajin belajar out of the box bukan orang yang bermalas-malasan. Jadi jelaslah sudah bahwa IPK sama sekali tidak menentukan kesuksesanmu asalkan kamu terus berusaha dan tidak bermalas-malasan.

Sumber : https://www.idntimes.com/life/education/grace/ipk-tinggi-tidak-menjamin-sukses-di-tempat-kerja-1

E.d : Rizka Safira

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *