Bagaimana Panduan Sholat Idul Fitri di Rumah ??

No Comments on Bagaimana Panduan Sholat Idul Fitri di Rumah ??

sholat Ied dirumah

Banyak sekali hikmah yang dapat dipetik dari adanya pandemik Covid-19 ini, salah satunya adalah melaksanakan sholat Idul Fitri dirumah masing-masing dengan protokol kesehatan yang ketat. Presiden Joko Widodo melarang masyarakat untuk melaksanakan sholat Idul Fitri secara berjamaah di masjid atau lapangan.  

Dikutip dari voaindonesia.com, pada konferensi pers yang dilangsungkan di Istana Negara, Selasa (19/5), Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melaksanakan sholat Idul Fitri sesuai dengan protokol kesehatan dan dilaksanakan dirumah.

Panduan Shalat Idul Fitri di Rumah

Berikut adalah panduan shalat Idul Fitri #DiRumahAja yang dijelaskan oleh Ustadz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., M.A dan Ustadz Dr. Firanda Andirja, Lc., M.A.

Sebelum melaksanakan Shalat Ied, maka persiapan yang dilakukan adalah mandi terlebih dahulu. Mandi diutamakan setelah fajar, karena hari Ied dimulai sejak terbitnya fajar. Namun, bila tidak memungkinkan maka mandi boleh dilakukan sebelum fajar. Persiapan kedua adalah memakan kurma dalam jumlah ganjil untuk menandakan bahwa hari Ied tidak berpuasa, namun jika tidak ada kurma maka boleh diganti dengan makanan lain yang manis-manis.

Disyariatkan bagi seluruh umat muslim untuk sholat Ied, termasuk wanita, budak, orang sakit, dan musafir. Waktu melaksanakan Sholat Ied dimulai dari waktu syuruq, yaitu sekitar 5 menit setelah matahari terbit.

Tata Cara Shalat Ied

1. Takbiratul Ihram

Takbir 7 kali dirakaat pertama dan 5 kali dirakaat kedua. Terdapat perbedaan pendapat terkait apakah takbiratul ihram termasuk, namun disini diambil pendapat Asy Syafi’I sehingga:

  • Takbiratul ihram
  • Membaca iftitah
  • Takbir 7 kali (dilakukan berurutan dan diberi jeda agar makmum bisa mengikuti, pendapat (yang lebih kuat) Madzab Hanafi dan Maliki menyatakan bahwa tidak ada bacaan di antara takbir tersebut, Madzab Syafi’I dan Hambali menyatakan untuk membaca tahlil. Takbir, dan tahmid.

2. Ta’awwudz dan Al-Fatihah

Membaca surah, disunnahkan membaca surah Al-A’la / Qoof (rakaat pertama) dan surah Al-Ghasyiyah/ Al-Qomar (rakaat kedua)

3. Rukuk dan Sujud

Rukuk, sujud dilaksanakan seperti sholat biasa. Kemudian bangun dari sujud (takbir intiqool: takbir perpindahan)

4. Tidak perlu khutbah setelah sholat Ied

Setelah melaksanakan sholat Ied tidak perlu berkhutbah. Namun, jika ada yang bisa dan berkenan untuk khutbah maka diperbolehkan. Menurut Ustadz Abdul Somad, inti dari khutbah adalah (5 rukun seperti khutbah jum’at):

  • Berdiri, Takbir
  • Alhamdulillah
  • Sholawat
  • Membaca ayat Al-Qur’an
  • Wasiat taqwa (Duduk kemudian diulang 1-5)
  • Ditutup dengan Do’a.

Semoga keberkahan di hari kemenangan tahun ini tidak berkurang, meskipun dilaksanakan di rumah. Selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga dirumah, Taqobbalallahu minna waminkum.

(saf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *