Wudhu mencegah kanker kulit? Kok Bisa?

No Comments on Wudhu mencegah kanker kulit? Kok Bisa?

Kanker terjadi karena ada kerusakan pada DNA dan tubuh tidak mampu memulihkan kerudakan tersebut. 3 urutan penyakit kanker yang banyak di derita oleh masyarakat Indonesia yaitu kanker payudara, kanker leher rahim dan kanker kulit. Kali ini, topic yang autor akan adalah tentang kanker kulit.

Apasih kanker kulit itu? Seperti organ yang lainnya, kulit yang merupakan organ tubuh paling luar dan memiliki fungsi untuk melindungi tubuh kita dari lingkungan juga mengalami masa pertumbuhan. Sel kulit yang dewasa, akan mengalami pembelahan sehingga sel-sel kulit yang mati dapat digantikan dengan sel kulit baru. Apabila terjadi perubahan sifat penyusunan dari sel kulit normal menjadi ganas akan menjadi penyebab dari kanker kulit. Dimana, sel tersebut akan terus membelah menjadi bentuk abnormal secara tidak terkontrol akibat kerusakan DNA.

            Salah satu penyebab terjadinya kanker kulit adalah radiasi paparan sinar ultraviolet. Salah satu solusi yang bisa digunakan untuk mencegah kanker kulit adalah dengan menjaga kulit agar tetap dalam keadaan lembab.

Lalu apa hubungannya kanker kulit dengan wudhu? Setiap hari umat muslim diperintahkan untuk sholat sebanyak 5 kali dalam sehari. Dan salah satu syarat sah (diterimanya) ibadah sholat adalah dengan berwudhu. Ketika berwudhu, permukaan kulit akan terbasahi oleh air. Hal ini menyebabkan kelembaban kulit tetap terjaga dan menstabilkan pH permukaan kulit.  Ketika kita berwudhu maka unsur-unsur kimia yang berada di permukaan kulit akan lenyap.  Sekaligus, mampu mencegah terjadinya akresi dari apa-apa yang memperlambat atas sel-sel kulit yang membutuhkan waktu cukup lama untuk memperbarui perubahan-perubahan kanker.

Menurut Dr. Abdul Wahid dosen Universitas Kairo berkata, “Kulit bisa memiliki fungsi yang amat signifikan bagi tubuh manusia, yakni sebagai jalan pengeluaran keringat yang mengandung unsur-unsur lemak dan kadar garam. Jika terjadi penguapan dalam tubuh, maka menyisakan kadar garam dan akan terjadi akresi atas kulit serta pori-pori kelenjar keringat menjadi tertutup karena tersendatnya pengeluaran keringat yang tidak normal. Sementara itu, adanya kotoran-kotoran di atas kulit akan menambah tumbuh suburnya penyakit-penyakit kulit. Dari uraian di atas, menunjukkan urgensitasnya wudhu dengan membasuh muka, membasuh kedua tangan, berkumur (membersihkan mulut) serta organ-organ tubuh luar yang lain, guna menghindari diri dari kotoran-kotoran dan debu.”(ilmu ash-Shihah)

-AR

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *