Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Obat Herbal Sebagai Antibakteri

No Comments on Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Obat Herbal Sebagai Antibakteri

daun binahong

Obat herbal telah dipercaya sejak zaman dahulu selain itu juga obat herbal bahannya yang relative di dapat, pembuatannya sederhana, tidak memiliki efek samping yang membahayakan serta harganya yang lebih terjangkau. Tanaman binahong (Anredera cordifolia) adalah tanaman obat potensial yang dapat mengatasi berbagai jenis penyakit. Bagian tanaman binahong yang bermanfaat sebagai obat pada umunya adalah daun.

Penyakit kulit merupakan suatu penyakit yang menyerang pada permukaan tubuh. Beberapa makhluk hidup dapat menyebabkan penyakit kulit, seperti bakteri, virus, maupun jamur. Manoi (2009), menjelaskan salah satu tanaman yang secara empiris digunakan sebagai obat antibakteri adalah tanaman binahong. Tanaman ini berasal dari dataran  cina dengan nama asalnya yaitu  Dheng shan chi, dikenal dengan sebutan Maderia Vine.

Manfaat tanaman ini sangat besar dalam dunia pengobatan. Bagian tanaman yang digunakan dapat berasal dari akar, batang, daun, bunga maupun umbi yang menempel pada ketiak daun. Tanaman ini dipercaya memiliki kandungan antioksidan tinggi dan antivirus. Khasiat utama dari tanaman binahong yaitu menyembuhkan luka dalam dan luka luar, typhus, radang usus, maag, wasir, pembengkakan dan pembekuan darah, rhematik, luka memar dan mencegah stroke.

Zat antimikroba yang terkandung pada tanaman binahong yaitu flavonoid, saponin, alkaloid, terpenoid, dan minyak atsiri. Flavonoid mempunyai sifat antiinflamasi, antihepatotoksik, antitumor, antimikrobia, dan antivirus. Aktivitas flavonoid sebagai antibakteri yang dapat mempercepat proses penyembuhan jerawat yang disebabkan oleh propionibacterium acnes dan staphylococcus epidermis.

Pada penelitian Ainurrochmah, Ratnasari dan Lisdiana (2013), ekstrak daun binahong yang diujikan pada bakteri gram negative yaitu bakteri Escherichia coli dengan konsentrasi 0%, 25%, 50%, 75% dan 100%. Hasil uji menunjukkan bahwa perasan daun binahong memiliki aktivitas antibakteri terhada E.coli secara in vitro. Hasil uji juga menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi maka akan semakin besar daya hambat terhadap pertumbuhan bakteri.

Pada hasil penelitian Indarto, Windy Narulita, dkk (2019), di jelaskan bahwa ekstrak daun binahong (anredera cordifolia) dapat mengahambat pertumbuhan bakteri propionibacterium acnes secara in vitro menunjukkan peningkatan rata-rata daerah hambat pada waktu 24 jam  dan 48 jam. Rata-rata terendah perlakuan pada konsentrasi 20% sedangkan rata-rata tertinggi pada konsentrasi 100%.  Uji efektivitas ekstrak daun binahong juga sangat dipengaruhi oleh waktu, semakin lama waktunya maka daerah hambat perkembangan bakteri akan semakin terhambat.

Sumber:
– Ainurrochmah, Ratnasari, dan Lisdiana. 2013. Efektivitas Ekstrak Daun Binahong  (Anredera cordifolia) Terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Shigella flexneri Dengan Metode Sumuran. Lentera Bio 2(3).Indarto, —
– Windy Narulita, dkk. 2019. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Binahong Terhadap Propionibacterium acnes. Jurnal tadris biologi.Vol.10 No.1.
– Manoi, F. 2009. Binahong (Anredera cordifolia) Sebagai Obat. Jurnal warta penelitian dan pengembangan tanaman industry. Volume 15 Nomor 1:3.

(Aldila Quria Alfisana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *