Aplikasi pemisahan pada HPLC dan CE

No Comments on Aplikasi pemisahan pada HPLC dan CE


Bagian-bagian HPLC

Aplikasi pemisahan pada kromatografi (HPLC)

Kromatografi terbagi menjadi kromatografi gas dan cair. Spektrofotometer digunakan sebagai detektor pada kromatografi cair, yaitu HPLC. HPLC (High Performance Liquid Chromatography) adalah metode pemisahan berdasarkan distribusi analit (sampel) terhadap fase gerak (eluent) dan fase diam (column). Analit yang memiliki afinitas lebih tinggi dengan fase gerak maka akan terelusi lebih cepat, sebaliknya analit yang memiliki afinitas lebih tinggi dengan fase diam maka akan berinteraksi lebih lama dengan column sehingga waktu elusi lebih lambat. Dengan kondisi perbedaan afinitas pada setiap analit terhadap fase gerak dan fase diam maka setiap analit pada sampel akan terjadi pemisahan dengan waktu retensi yang berbeda. Waktu retensi adalah waktu yang dibutuhkan analit untuk melewati kolom dan mencapai detektor pada spektrofotometer.  HPLC terdiri dari fase gerak (eluent), pompa bertekanan tinggi (high pressure pump), tempat injeksi sampel, fase diam (column), detektor (spektrofotometer UV-Vis).

HPLC dapat diaplikasikan pada penentuan sodium hyaluronate dalam sediaan farmasi. Sodium hyaluronate merupakan polimer disakarida yang terdiri dari asam D-glukoronat dan D-N-asetilglukosamin, dhubungkan melalui ikatan glikosidik β-1,4 dan β-1,4. Senyawa tersebut berkontribusi secara signifikan terhadap proliferasi dan migrasi sel, dan mungkin juga terlibat dalam perkembangan beberapa tumor.

Mengenal Aplikasi Spektrofotometer pada Teknik Pemisahan

Aplikasi pemisahan pada capillary electrophoresis (CE)

Capillary Electrophoresis (CE) adalah metode pemisahan berdasarkan kecepatan diferensial dari setiap komponen yang bermuatan yang dilakukan pada pipa kapiler berisi buffer. Elektrohoresis menggunakan listrik bertegangan tinggi (10.000-30.000 kV) yang menyebabkan komponen yang bermuatan atau molekul netral bergerak dari anode ke katode dan terjadi pemisahan berdasarkan muatan yang berbeda. Molekul dengan muatan positif akan bermigrasi lebih cepat, selanjutnya diikuti dengan molekul netral dan molekul bermuatan negatif.

Pemisahan sampel dengan muatan yang berbeda menggunakan metode CE

Aplikasi metode pemisahan menggunakan metode CE dapat digunakan untuk pemisahan senyawa enansiomer. Setelah diketahui bahwa senyawa enansiomerik terkait erat dengan farmakologinya. Enantiomer memiliki rumus kimia dan sifat kimia yang sama tetapi memiliki perbedaan dalam hal farmakodinamik, farmakokinetik, dan toksikologi. Meskipun kiralitas senyawa adalah penting, berkali-kali pemasok dan produsen obat-obatan tidak memberikan informasi tentang kiralitas senyawa. Banyak pemasok menjual obat mereka dengan kurangnya informasi kiral. Oleh karena itu Kusumaningtyas, dkk (2018) mengembangkan metode simple capillary electrophoresis menggunakan detektor UV untuk memisahkan enantiomer pada golongan obat yang memiliki perbedaan fungsional bahan kimianya seperti pada golongan β-blockers and neurotransmitter.

(NMK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *