Pandangan Islam Dalam Pemanfaatan Senyawa Bahan Alam Menjadi Marker Dalam Pengobatan

No Comments on Pandangan Islam Dalam Pemanfaatan Senyawa Bahan Alam Menjadi Marker Dalam Pengobatan

Herbalism Images | Free Vectors, Stock Photos & PSD

Islam adalah agama rahmatan li al-‘alamin, agama yang mengajarkan kepada umatnya  berbagai ilmu yang sifatnya sholihun fii kulli makanin wa fi kulli zamanin. Semua ilmu tersebut tertulis dalam kitabullahi al-karim yaitu Al-Qur’an. Tak hanya ilmu fiqih ataupun syari’ah melainkan juga ilmu kedokteran sebagai upaya penyembuhan penyakit. Beberapa tanaman disebutkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an yang menjadi kebesaran Allah dan sarana bagi khalifah di muka bumi untuk memanfaatkan apa yang telah Allah ciptakan. Allah berfirman dalam Q.S Al-An’am (6) Ayat 99

Artinya : “Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman

Tanaman kurma, anggur, delima dan zaitun dalam ayat diatas disebutkan secara jelas bahwa pada buah dari tanaman tersebut terdapat kekuasaan Allah. Bukan hanya pada ayat diatas, tanaman kurma, anggur delima dan zaitun beberapa telah disebutkan pula dalam ayat lain ketika dihitung ternyata kurma di sebut dalam Al-Quran sebanyak 26 kali dalam 17 surah , anggur di sebut dalam Al-Quran sebanyak 11 kali dalam 10 surah, zaitun di sebut dalam Al-Quran sebanyak 7 kali dalam 6 surah dan delima di sebut dalam Al-Quran sebanyak 3 kali dalam 2 surah. Hal tersebut dapat dikatakan bahwa tanaman-tanaman tersebut memiliki banyak manfaat bagi manusia sebagai bentuk kekuasaan Allah.

Seperti yang kita ketahui bahwa buah kurma, anggur, delima dan zaitun kini telah banyak digunakan sebagai pengobatan serta memiliki banyak manfaat dari kandungan senyawa didalamnya. Berkenaan dalam pengobatan, Rasulullah memberikan nasehat kepada umat manusia untuk berobat ketika sakit, beliau bersabda:

لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ، فَإِذَا أُصِيْبَ دَوَاءُ الدَّاءِ بَرَأَ بِإِذْنِ اللهِ

Setiap penyakit ada obatnya. Jika obat tepat mengenai penyakit maka akan terwujud kesembuhan dengan izin Allah” (HR. Muslim).

Berikut adalah kandungan dan manfaat dari masing-masing buah yang Allah sebutkan pada Q.S Al-An’am (6) Ayat 99 :

1. Kurma (Phoenix dactylifera)

– Kandungan kimia :

komponen %
Kandungan air 64.34%
Protein 17.09%
Lemak 9.61%
Abu 9.8%
Serat 12.55%
karbohidrat 65.00%

– Aktivitas farmakologi : meningkatkan kadar hemoglobin dan trombosit (mencegah kekurangan darah), hepatoprotektor (menjaga kesehatan organ hari), antioksidan, antibakteri, antidiare, antiinflamasi (mengatasi radang).

2. Anggur (Vitis vinifera)

– Kandungan kimia:

Nilai nutrisi per 100 g (3,5 oz)
Energi 288 kJ (69 kcal)
Karbohidrat 18.1 g
Gula 15.48 g
Serat pangan 0.9 g
Lemak 0.16 g
Protein 0.72 g
Tiamina (Vit. B1) 0.069 mg (5%)
Riboflavin (Vit. B2) 0.07 mg (5%)
Niasin (Vit. B3) 0.188 mg (1%)
Asam Pantotenat (B5) 0.05 mg (1%)
Vitamin B6 0.086 mg (7%)
Folat (Vit. B9) 2 μg (1%)
Vitamin B12 0 μg (0%)
Vitamin C 10.8 mg (18%)
Vitamin K 22 μg (21%)
Kalsium 10 mg (1%)
Besi 0.36 mg (3%)
Magnesium 7 mg (2%)
Mangan 0.071 mg (4%)
Fosfor 20 mg (3%)
Kalium 191 mg (4%)
Natrium 3.02 mg (0%)
Zink 0.07 mg (1%)

– Aktivitas farmakologi : antioksidan, antibakteri, antimutagenik (mencegah mutasi genetik), antikanker, hepatoprotektor (menjaga kesehatan organ hari), neuroprotektif (melindungi sistem saraf), antispasmodik (mengatasi diare), bronkodilator, antidiabetes, peluruh batu ginjal.

3. Delima (Punica granatum)

– Kandungan kimia : buah delima tinggi kandungan ion kalium (potasium), vitamin A, C dan E serta asam folic. Dari bagian biji yang dapat dimakan, kandungan kalium per 100 gram (259 mg/gr), energi 63 kal, 30 mg vitamin C.

– Aktivitas farmakologi : Antihiperlipidemia, antibakteri, antijamur, antiplak gigi, antioksidan, antelmintik, antimalaria,

4. Zaitun (Olea europaea)

– Kandungan kimia :

Kandungan Senyawa Fenolik
Flavonol
kuersetin-3-Rutinosit, Luteolin-7-Glukosida, Luteolin-5-Glukosida, Api- Genin-7-Glukosida
Asaam Fenolik
Asam Klorogenik, Asam Kafeat, Asam P-Hidroksi Benzoat, Asam Protokatekik, Asam Fanilat, Asam Siringich, Asam P- Kumarap, Asam 0-Kumarat, Asam Ferulat, Asam Sinapik, Asam Benzoat, Asam Cinamat, Asam Gallat
Alkohol Fenolik
(3, 4- Dihidroksifenil) Etanol (3,2-DHP A), (p-Hidrosifenil) etanol  (p-HPEA)
Secoeroids
oleuropein, Demetiloturopein ligstrosit, nuzhemide
Turunan Asam Hidroksinamid
Verbascoside

– Aktivitas farmakologi : Antibakteri, antijamur, antihiperlipidemia, krdioprotektif, antidiabetic, antitrombolitik, antiinflamasi, penyembuhan luka, neurodegenerative, antikanker, antioksidan

Dengan kandungan senyawa dan manfaat yang ada dalam buah tersebut menambah keyakinan bahwa apapun ciptaan Allah SWT, pastilah ada tujuan dan hikmah di balik penciptaan tersebut, bukan hanya sekedar main-main dan sia-sia tanpa alasan, karena kesia-siaan dan main-main itu bukan sifat Ar Rahman.

(Kajian Islamisasi Farmasi Angkatan 2017)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *