KERUPUK RENYAH.. NAMUN MEMILIKI JUMLAH KALORI YANG BANYAK!!!

No Comments on KERUPUK RENYAH.. NAMUN MEMILIKI JUMLAH KALORI YANG BANYAK!!!

   Tubuh sehat dengan berat badan yang ideal adalah idaman setiap orang, tentu saja ini membutuhkan asupan kalori yang cukup, protein, karbohidrat yang cukup juga. Namun kadang kala kita tidak memperhatikan pola makan atau apa apa yang kita konsumsi dari makanan berat sampai makanan ringan salah satunya adalah kerupuk Kerupuk merupakan makanan ringan yang renyah dan nikmat disantap sebagai pelengkap saat makan bahkan saat santai. Selain renyah kerupuk juga memiliki banyak variasi dari berbagai macam bentuk bahkan rasa yang unik dan lezat dari yang manis, asin, dan pedas. Adapula kerupuk yang biasanya di jadikan andalan beberapa daerah sebagai oleh-oleh khas dari suatu daerah tersebut seperti kemplang yang berasal dari Palembang sampai seblak yang berbahan dasar kerupuk yang diolah berasal dari daerah jawa barat, bandung tepatnya. Di kalangan mahasiswi bahkan di kalangan santri gontor.

Selain enak, apakah kalian tahu bahwa kerupuk memiliki kandungan kalori yang tinggi?

Seperti yang kita ketahui, kalori yang berlebih dapat menyebabkan berat badan naik dan akhirnya badan menjadi lebih gemuk ahkan menyebabkan obesitas. Kerupuk sendiri mengandung kalori hampir sama dengan jumlah kalori pada nasi.dilansir dalam sebuah artikel menjelaskan bahwasannya kandungan kalori kerupuk Dapat terbukti seperti halnya kita mengkonsumsi 100 gr kerupuk aci terdapat jumlah kalori yang terkandung kurang lebih 476 gr kalori, 0,1 gr protein, 21,1 gr lemak serta 71,3 gr karbohidrat..sedangkan kerupuk kaleng yang berbentuk bulat keriting dengan berat 15 gr mengandung jumlah kalori sebanyak 71, 4 gr, 0,015 gr protein, 3,3 gr lemak dan 10,6 gr karbohidrat.

Akan tetapi adalagi berita yang menyatakan bahwasannya kerupuk mengandung bahan lilin ini ter di buktikan dalm suatu video seseorang yang membakar kerupuk yang di unggah di akun you tubenya dan mengundang perhatian orang. Mengapa? Itu di karenakan reaksi kerupuk ketika di bakar kerupuk itu pun ikut terbakar seperti plastic yang mengandung lilin. Adapun  dampak negative apabila kita terlalu banyak mengkonsumsi kerupuk salah satunya seperti obesitas atau kelebihan jumlah lemak pada tubuh yang di sebabkan karen jumlah kalori yang terlalu banyak.

 Kerupuk memang makana ringan yang nikmat dimakan saat santai yang terbuat dari tepung yang mengandung karbohidrat sederhana. Lalu apa jadinya jika kerupuk masuk kedalam tubuh dan tidak beraktifitas? Maka kerupuk tersebut akan menggumpal dan berubah menjadi lemak yang mengendap dalam tubuh dan jika kita konsumsi terus menerus maka lemak yang terendap pun lebih besar dan banyak sehingga dengan mudah kita terserang obesitas atau kelebihan berat badan.

(Ni’ma Chusna Umniyah)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *