PERDANA, RPLF ISMAFARSI BATARA JATIM 2020 DI GELAR SECARA VIRTUAL

No Comments on PERDANA, RPLF ISMAFARSI BATARA JATIM 2020 DI GELAR SECARA VIRTUAL

ISMAFARSI senantiasa menjadi wadah bagi mahasiswa farmasi Indonesia dalam menyalurkan aspirasinya kepada pemerintah dan menjadi mediator mahasiswa dalam memberikan bakti kepada masyarakat secara luas. Organisasi ini bertujuan ikut serta aktif mewujudkan mahasiswa farmasi yang bertanggung jawab, sadar, dan mampu dalam menjunjung tinggi norma dan etika profesi farmasi.

ISMAFARSI berusaha menggapai hal tersebut dengan diadakanlah rangkaian acara Regional Pharmaceutical Leadership Forum  (RPLF) 2020  sebagai wadah yang bertujuan untuk menciptakan kader yang berintelektual dan bermanfaat bagi masyarakat. RPLF 2020 merupakan event dalam organisasi ISMAFARSI Wilayah Batara Jatim (Bali, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur). Berdasarkan hasil Musyawarah Wilayah (MUSWIL) ISMAFARSI Universitas Mataram ditetapkan sebagai tuan rumah penyelenggara kegiatan RPLF  (Regional Pharmaceutical Leadership Forum ) 2020.

RPLF 2020  bertemakan  “ Be The S.H.I.N.ING (Solidarity, Humble, Intellegent, Nationalist,  amazING) Leader and Agent of Positive Change with ISMAFARSI 2020 “. dilaksanakan dari tanggal 24 September – 26 September 2020 . Harapan dari RPLF tahun ini adalah dengan diadakannya RPLF 2020 ini dapat meningkatkan tali silaturahmi antar LEM di Ismafarsi Batara Jatim,  serta muncul pemikiran – pemikiran baru dalam dunia kesehatan khususnya  farmasi dan juga solusi – solusi bagi masalah kesehatan dan kefarmasian .Selain itu dapat membentuk mahasiswa yang berjiwa pemimpin yang nantinya akan memimpin baik di LEM masing – masing maupun ISMAFARSI.

Universitas Darussalam Gontor mengirimkan tujuh delegasi untuk mengikuti RPLF yaitu 1. Lia Apriyani / 2018, 2. Dinny Meliana Safitri / 2018, 3. Syafilla Destyana Azzahra Wijaya / 2019, 4. Stevania Bunga Madaniah / 2019, 5. Honest Fatimatuz Zahro / 2019, 6. Nashifa Qolbiyaturuddin / 2019, 7. Eka Rahmawati / 2019. Ketujuh delegasi ini dirasa mampu menyerap dan membagikan ilmu yang didapat dari RPLF dan sebagaimana berorganisasi dan memimpin suatu organisasi dengan terpilihnya ketujuh delegasi ini menjadi panitia inti Latihan Kepemimpinan tingkat Prodi. Selain dari pada itu berkembangnya softskill setiap individu yang terlihat aktif pada saat Diskusi  namun juga berkembangnya publick speaking ketika disuguhkan sebuah masalah yang sedang hangat dikalangan kefarmasian.

Dihari terakhir peserta RPLF menyampaikan pesan dan kesan dengan adanya kegiatan perdana RPLF yang diadakan secara virtual ini dimana disampaikan secara perwakilan pada setiap universitas.

(Lia Apriyani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *