MANFAAT AIR REBUSAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella typhi

No Comments on MANFAAT AIR REBUSAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia) TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella typhi

Masyarakat saat ini masih banyak menggunakan pengobatan dengan bahan alami, salah satunya adalah Binahong yang mengandung senyawa Alkaloid, Polifenol, Flavonoid, Saponin, dan Antrakuinon. Senyawa-senyawa tersebut dapat digunakan sebagai antibakteri

Binahong (Anredera cordifolia) adalah salah satu tanaman yang memiliki khasiat mulai dari akar, batang dan daunnya antara lain untuk mengobati berbagai penyakit diantaranya, untuk pengobatan luka bakar, tifus, radang usus, sariawan, keputihan, pembengkakan hati, pembengkakan jantung, meningkatkan vitalitas dan daya tahan tubuh

Penyakit tifus atau dikenal dengan demam tifoid atau demam enterik adalah salah satu penyakit demam akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Demam tifoid saat ini masih sangat sering di jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Lebih dari 13 juta orang terinfeksi kuman ini diseluruh dunia dan 500.000 diantaranya meninggal dunia

            Melansir laman resmi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penderita yang terinfeksi bakteri Salmonella typhi bisa merasakan gejala tipes seperti: Demam tinggi berkepanjangan, Kelelahan, Sakit kepala, Mual, Sakit perut, Sembelit atau diare, Muncul ruam di beberapa bagian tubuh.

            Bakteri Salmonella typhi sendiri merupakan bakteri batang gram negatif. Menurut Jawetz dkk (2008) gram negatif memiliki lapisan peptidoglikan yang lebih tipis pada dinding selnya dibandingkan dengan dinding sel gram positif. Pada dinding sel bakteri gram negatif terdapat komponen lipoprotein, lipopolisakarida dan membran luar. Sehingga senyawa – senyawa lipofilik seperti Tanin, Saponin, dan Flavonoid kemungkinan bisa berinteraksi dengan komponen lipid dari lipoprotein, lipopolisakarida dan membran luar pada bakteri sehingga merusak integritas dinding sel bakteri.

Berdasarkan hasil penelitian Yuliastuti, D. dan Sulistyani, N. (2010) diketahui bahwa Ekstrak Etil Asetat batang Binahong (Anredera cordifolia (Tenore) Steen), mempunyai aktivitas antibakteri terhadap Salmonella typhi dengan Kadar Bunuh Minimum (KBM) sebesar 25%b/v. Hasil penelitian Wardhani, L.K. dan Sulistyani, N. (2012) didapatkan nilai Kadar Bunuh Minimum (KBM) ekstrak Etil Asetat daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis) terhadap Shigella flexneri adalah 8%b/v, sedangkan hasil penelitian Christiawan, A. dan Perdana, D. (2010) didapatkan Kadar Bunuh Minimum (KBM) ekstrak Etanol daun Binahong terhadap Pseudomonas aeruginosa sebesar 10% b/v.

            Hasil zona hambat air rebusan daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi pada konsentrasi 100% memiliki kemampuan menghambat pertumbuhan Salmonella typhi, namun hasil ini belum efektif karena masih dalam kategori resisten.

Sumber: Ratih Dewi Dwiyanti, Nurlailah, Indah Kurnia Widiningsih (2015), Efektivitas Air Rebusan Daun Binahong (Anredera Cordifolia) Terhadap Pertumbuhan Salmonella typhi, Medical Laboratory Technology Journal, Banjarmasin

(By: Diah Ayu Mutmaina C. /Ed. Lia A)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *