Kode Etik Perlakuan Hewan Uji

No Comments on Kode Etik Perlakuan Hewan Uji


Observasi Mencit Dengan Penerapan Etika Perlakuan Hewan Uji

UNIDA Gontor, Program studi Farmasi Unida Gontor menghadirkan kemasan ilmu pengetahuan umum dengan nuansa islamisasi ilmu. Islam dengan mengedepankan kasih sayang sesama makhluk hidup menjadi dasar perlunya kode etik dalam perlakuan terhadap hewan uji. Dalam laboratorium terpadu Unida Gontor, mahasiswi Farmasi diajarkan cara memperlakukan hewan uji baik dalam peraturan pemerintah maupun dalam perspektif Islam.

Seperti yang dijelaskan oleh dosen Farmakologi Unida Gontor, Al-Ustadz Rizki Awaluddin, S.Farm., M.Biomed, “memperlakukan hewan uji juga perlu kasih sayang untuk tidak menyiksa dan menyakiti, dalam uji pra klinis farmakologi ditempuh berbagai cara untuk memberikan perlakuan terbaik sekalipun untuk hewan uji yang akan digunakan sebagai objek observasi”.

Memperlakukan hewan secara manusiawi berarti memperhatikan kesejahteraan hewan, makan, minum, istirahat, sosialisasi dengan sesamanya, intinya melaksanakan prinsip 3R dan 5F. Prinsip 3R itu adalah replacement, reduction, refinement, sedangkan prinsip 5F itu dengan menerapkan 5 Freedom, Freedom from,1. hunger or thirst, 2.  discomfort, 3. pain, injury or disease, 4. Freedom to express (most) normal behaviour, 5. fear and distress.

Prinsip-prinsip demikianlah yang sesuai dengan etika. Memanusiakan hewan bukan diartikan sebagai memperlakukan Hewan seperti manusia yang memberi pakaian memberi makan kosmetik dan hal-hal yang tidak sesuai dengan kebutuhan hewan tersebut. Tetapi memanusiakan hewan adalah memperlakukan hewan sesuai dengan kebutuhannya dengan memperhatikan perasaan dan etika terhadap hewan. Sesuai dengan prinsip 3R.

(Nurul Maharani)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *