Pembukaan Acara Kuliah Lapangan bersama Tim dari B2P2TOOT

Rabu 14 september 2022, Mahasiswi Program Studi Farmasi Universitas Darussalam Gontor mengadakan Field Study ke B2P2TOOT (Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional) dengan materi pengenalan tanaman- tanaman berkhasiat sebagai obat. Acara ini diikuti oleh beberapa dosen pembimbing dan civitas akademika program studi Farmasi. Acara dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor, Al-Ustadz apt. Kurniawan, S.Si., M.farm. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa penting bagi mahasiswi Program Studi Farmasi khususnya semester 1 untuk mengenal macam-macam jenis tanaman dengan berbagai khasiat dan manfaatnya bagi kesehatan sebagai bahan obat herbal. Dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan pihak B2P2TOOT, Ibu Awal, yang mengenalkan secara singkat mengenai kandungan senyawa dalam beberapa tanaman obat herbal dan menyampaikan bahwa sebagai seorang Farmasis perlu memiliki pengetahuan luas mengenai macam-macam tumbuhan dengan berbagai khasiatnya, agar dapat memahami dengan baik kandungan senyawa obat yang kebanyakan berasal dari tanaman. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini para mahasiswi diharapkan mendapat tambahan pengetahuan lebih luas mengenai tanaman tanaman yang dapat diaplikasikan sebagai obat herbal.

Penyerahan bingkisan dari petugas B2P2TOOT kepada Dosen Pembimbing civitas academica UNIDA GONTOR

Pada awal kegiatan, mahasiswi diarahkan untuk membentuk 5 kelompok, dimana masing-masing kelompok dipandu oleh 1 petugas untuk pengamatan dan pengenalan tanaman. Para pemandu akan mengarahkan kelompoknya masing-masing dalam pengenalan tanaman mengenai manfaat, serta khasiat-khasiatnya. Beberapa tanaman yang dianggap memiliki khasiat terhadap kesehatan adalah cocor bebek (Kalanchoe pinnata) yang dapat mengobati gejala asma, daun ivy (Pelargonium peltatum) dengan khasiat sebagai antibakteri dan antikanker, daun sendok (Piantago major L.) sebagai anti nyeri dan antibakteri, kalembak (Rhenium officinale Baill) sebagai obat gagal ginjal dan anti kanker, Yacon/ daun insulin (Smallanthus sonchifolius) sebagai obat penurun kadar gula darah dan obat diabetes, keladi tikus (Typohonium flagelliforme) sebagai obat kanker dan radang usus buntu, lampes (Ocimum cf. Tenuiflorum L.) sebagai obat batuk dan sakit tenggorokan, dan hiperikum (Hypericum calycinum) yang berkhasiat sebagai antidepresan.

Yacon/daun insulin (Smallanthus sonchifolius ) biasa dimanfaatkan sebagai obat penurun kadar gula darah dan obat diabetes

Di akhir acara, semua mahasiswi berkumpul diatas bukit untuk sesi akhir dari kegiatan kuliah lapangan di B2P2TOOT, dimana salah satu dari petugas mengulang beberapa materi yang telah dipelajari dan membuka sesi tanya jawab kepada seluruh peserta. Dalam sesi penutupan ini mahasiswi juga dikenalkan dengan salah satu dari bentuk kerjasama unit usaha berupa Saintifikasi Jamu B2P2TOOT. Hasilnya, telah dilakukan penelitian terhadap tanaman obat untuk menghasilkan sebuah formula ramuan obat terhadap penyakit-penyakit degeneratif yang berkaitan dengan penuaan. Saat ini, B2P2TOOT telah menghasilkan 11 ramuan jamu saintifik. Formula dari kesebelas ramuan jamu tersebut telah terbukti aman dan berkhasiat melalui Uji Klinik Randomized Controlled Trial (RCT). Sebagai tambahan, hampir seluruh petugas memberi saran kepada mahasiswi program studi farmasi agar terus memperluas ilmu pengetahuan mengenai macam-macam tanaman yang memiliki manfaat farmakologis (sebagai obat-obatan).

Perfotoan Rombongan Mahasiswi UNIDA GONTOR, Para Dosen pembimbing dan Para petugas B2P2TOOT

Kegiatan kunjungan ini merupakan agenda pertama yang dilakukan oleh B2P2TOOT dalam menerima tamu untuk kunjungan studi sejak pertama kali diumumkan dibuka. Informasi lebih lanjut terkait data tanaman dan kegiatan yang dilakukan oleh B2P2TOOT dapat dilihat dan diakses di media sosial mereka melalui link berikut (https://linktr.ee/B2P2TOOT). Dari kegiatan kuliah lapangan ini muncul harapan bahwa mahasiswi dapat memahami bahwa proses belajar tidak terbatas hanya di dalam ruangan kelas saja, melainkan ilmu bisa didapatkan dari berbagai sumber, termasuk dari alam. Ke depannya Program Studi Farmasi akan terus mengajak mahasiswinya untuk menambah ilmu dan wawasan di luar lingkup kampus dalam berbagai bentuk kegiatan.

Red CM & IW

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *