Stres merupakan fenomena yang hampir pernah dialami oleh semua manusia. Dalam ilmu psikologi, stres adalah perasaan tertekan dan ketegangan mental. Tingkat stres yang rendah mungkin diinginkan, bermanfaat, dan bahkan sehat. Stres, dapat menimbulkan dampak positif, yaitu dapat meningkatkan fasilitasi kinerja. Ada begitu banyak definisi yang menjelaskan pengertian stres. Mayoritas orang menyebut stres sebagai sesuatu yang terjadi pada mereka, berupa kejadian yang mengenakkan maupun tiak mengenakkan. Sebagian lagi mendefinisikan stres sebagai sesuatu yang berpengaruh pada tubuh, pikiran, dan perilaku sebagai wujud respon terhadap suatu kejadian. Hal terpenting yang menjadi factor kritis adalah bagaimana pikiran kita mengenai situasi itu.

Lalu, darimanakah stress itu datang?

Terdapat beberapa sumber yang dapat dikategorikan sebagai pemicu munculnya stress, yaitu:

  1. Tension, yaitu suatu kedaan dimana seseorang mengalami rasa tegang atau tekanan mental, seperti contohnya; mempunyai hutang, banyaknya kegiatan kampus, hendak menghadapi ujian akhir semester, dll.
  2. Frustasi, yakni mengalami kekecewaan yang disebabkan oleh ambisi dari individu ataupun cita-cita yang terhambat oleh keadaan atau disaat seseorang mengalami kegagalan. Contohnya, gagal dalam mengejar deadline, gagal sekolah, dll.
  3. Konflik, seperti rasa tegang, kecemasan yang berlebih dalam menentukan dua pilihan. Contohnya; seorang pelajar yang akan memilih salah satu universitas.
Muslimah Stress Image by rawpixel.com on Freepik

Berikut terdapat tanda dan gejala stres:        

Stres dapat meningkatkan emosi, mengurangi kemampuan berfikir rasional, dan dapat mengganggu seseorang dalam mengambil keputusan. Stres yang ada didalam hidup akan mampu mendorong kita untuk menyesuaikan atau mengubah beberapa aspek perilaku yang akan dilakukan. Ketika tidak berhasil melakukan penyesuaian atau perubahan ini, kita sering menemukan diri kita mengalami sejumlah efek samping atau tanda dan gejala yang tidak menyenangkan. Tanda-tanda dan gejala-gejala ini semua merupakan indikasi dari tingkat stres yang tidak sehat.

Terdapat 2 sisi dari stres, apa aja ya?

Yang pertama, stres dapat memberikan keuntungan bagi kita, kenapa ya? Karena stres menjadikan kita lebih kuat dengan berusaha mencari solusi atas penyebab dari masalah yang sedang kita hadapi. Stres juga dapat memberikan banyak pelajaran bagi tubuh kita untuk menyesuaikan diri terhadap masalah yang sedang kita hadapi. Yang kedua, stres juga dapat berbahaya, karena paparan respons stres yang berulang-ulang pada tubuh kita telah terbukti menyebabkan masalah kesehatan fisik dan psikologis yang bertahan lama, seperti kecemasan dan depresi.

Adanya stres ini, akan membawa efek tersendiri bagi individu yang mengalaminya, baik efek fisik (misalnya sakit kepala, serangan jantung, dsb) maupun efek psikologis. Efek fisik misalnya saja menderita sakit kepala, kram perut, atau bahkan terkena serangan jantung mendadak bagi Sebagian individu. Sementara itu, efek psiologis yang dapat dimunculkan dari stres antara lain ada rasa sedih yang berkepanjangan, seringkali terlihat marah, melamun, dsb. Berat ringannya efek yang ditimbulkan dari stres ini sangat tergantung pada kemampuan individu untuk melakukan kontrol atas kehidupannya.

Writen By Tri Novitasari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *