Disaat semakin banyaknya obat sirup yang ditarik karena mengandung cemaran DEG (Dietilen glikol) dan EG (etilen glikol) membuat bunda-bunda semakin resah dan gelisah jika si kecil demam.

Lantas bagaimana bunda cerdas mengatasi situasi ini yaaa…..???

Saat demam maka pilihan obat utama yang akan kita pilih pasti paracetamol. Yap, paracetamol ini memang mempunyai khasiat sebagai antipiretik atau lebih kita kenal penurun demam dan analgetik yang lebih sering disebut meredakan nyeri. Selain mudah didapatkan dan efek samping yang cukup ramah terhadap lambung menjadikan paracetamol pilihan utama disaat demam atau nyeri.

Baca informasi terkait paracetamol disini

Biasanya ketika si kecil demam bunda masih cukup tenang, karena ada berbagai varian bentuk sediaan dari paracetamol yang banyak dijual di pasaran. Ada sediaan paracetamol drop untuk bayi, yang cara pakainya praktis tinggal tetes, bisa menurunkan demam. Untuk anak-anak balita, ada paracetamol sirup dengan berbagai varian rasa mulai dari jeruk, strawberry, anggur dan lain-lain. Nah, nyaman kan bunda tinggal pilih sesuai rasa kesukaan buah hati.

Namun beberapa waktu belakangan ini, banyak ditemukan sediaan sirup paracetamol yang tercemar DEG dan EG yang memicu kasus AKI (Accute Kidney Injury) pada anak-anak, hingga mengakibatkan kematian. Dari kejadian tersebut, banyak dari sediaan sirup paracetamol kemudian ditarik dari pasaran.

Baca juga informasi obat yang mengakibatkan Gagal Ginjal Akut disini

Wah, serem kan bunda? Gak kebayang nih, bagaimana paniknya emak-emak milenial dalam situasi saat ini.

Stopppp!!! Jangan panik ya bunda, sekarang kita bisa lho mengatasi masalah demam anak dengan sediaan paracetamol lainnya selain sirup, salah satunya paracetamol tablet. Kuncinya, bunda harus benar-benar memahami dosis pemberian paracetamol tablet untuk anak. Yuk Bunda, kita belajar bersama supaya bisa menjadi bunda cerdas, hebat, dan siaga untuk anak-anak kita dan calon anak-anak kita nanti.

Berikut merupakan sedikit contekan informasi cara menghitung dosis paracetamol untuk anak berdasarkan usia dan berat badannya:

Usia anakBerat badan anakDosis paracetamol (sekali konsumsi)
0 – 3 bulan3 – 5 kg40 mg
4 – 11 bulan5 – 8 kg80 mg
12 – 23 bulan8 – 11 kg120 mg
2 – 3 tahun11 – 16 kg160 mg
4 – 5 tahun16 – 22 kg240 mg
6 – 8 tahun22 – 27 kg320 mg
9 – 11 tahun27 – 32 kg400 mg
12 – 13 tahun33 – 43 kg480 mg
˃ 13 tahun˃ 43 kg500 – 650 mg
Tabel Dosis Paracetamol untuk Anak berdasarkan Usia dan Berat Badan

Yang perlu bunda perhatikan adalah dosis paracetamol yang bunda miliki. Bagaimana cara mengetahuinya? Bunda cukup memperhatikan kemasan tablet paracetamol yang bunda miliki di rumah. Paracetamol yang beredar di pasaran biasanya dikemas dalam dosis 500 mg, namun ada pula paracetamol yang dikemas dalam dosis 120 mg, yaitu paracetamol untuk anak-anak. Dosis tersebut merupakan kadar paracetamol dalam setiap tablet. Selanjutnya bunda harus tahu dan memastikan usia buah hati bunda, jika si kecil berusia 5 tahun dengan berat badan 20 kg, maka berdasarkan tabel di atas, dosis paracetamol yang diberikan adalah 240 mg per konsumsi. Jika dosis paracetamol yang bunda miliki adalah 120 mg, maka bunda bisa memberikan 2 tablet dalam sekali minum. Ingat, bunda tidak boleh memberikan paracetamol lebih dari 4 kali dalam sehari, serta jarak konsumsi juga harus berkisar antara 4-6 jam setiap pemberian. Sekarang bunda sudah tahu kan, berapa kira-kira kebutuhan dosis paracetamol buah hati bunda?

Nah, bagaimana nih, biasanya anak-anak nggak suka minum obat, karena pahit dan sudah terdoktrin bahwa obat itu nggak enak. Bunda jangan gugup yaa..

Bunda harus cerdas untuk menyiasati tingkah anak-anak. Caranya, bunda bisa mengkreasikan menu paracetamol untuk buah hati kita yang sedang sakit. Berikut beberapa tips kreasi olahan menu paracetamol untuk anak-anak, setelah memperhatikan kebutuhan dosis paracetamol:

  • Paracetamol Geprek, bunda bisa menghancurkan tablet paracetamol untuk diberikan kepada si kecil sesuai dosisnya
  • Es Sirup Paracetamol, jika si kecil masih belum mau minum paracetamol geprek, bunda bisa mencampurkan paracetamol geprek ke dalam gula yang sebelumnya sudah dilarutkan dalam air bersuhu normal hingga dingin
  • Es Krim Paracetamol, paracetamol geprek bisa dicampurkan dengan es krim kesukaan buah hati untuk menghilangkan rasa pahitnya

Nah, bunda cerdas dan hebat, apakah hal tersebut cukup membantu? Ingat, jangan terlalu banyak memberikan gula atau pemanis pada si kecil ya, karena jika tidak dibersihkan dengan baik dapat mengakibatkan karies gigi.

Jika demam tidak turun maka segera hubungi dokter ya bunda, begitu pula jika demam disertai dengan gejala lainnya, sebaiknya bunda hebat segera membawa si kecil untuk berkonsultasi ke apoteker atau dokter. Dan selalu ingat Bunda jika saat demam berikan cairan yang cukup untuk buah hati agar tidak terjadi dehidrasi ya..

Salam sehat, selalu semangat, hidup bunda (red: dan calon bunda) hebat!!!

Author: apt. Satwika Budi Sawitri, M.Farm
Editor: Indriyanti Widyaratna, M.Farm

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *